PURBALINGGA- Setelah lama tidak mempunyai nama, akhirnya nama Wiro Hutomo dikukuhkan menjadi nama pendopo Kecamatan Bukateja. Nama Wiro Hutomo, menurut tokoh masyarakat KH Sujud Umar Said adalah hasil musyawarah para tokoh pendidikan, budaya dan juga organisasi masyarakat di Kecamatan Bukateja pada tanggal 1 April 2019 dan disepakati memberikan nama Wiro Hutomo untuk nama pendopo Kec Bukateja yang dapat diartikan bahwa Wiro adalah perwira (kaprawiran) yakni gagah berani tangguh dan kuat menghadapi tantangan sedangkan hutomo adalah keutamaan (kahutaman) yakni kemuliaan, harga diri, kewibawaan dan kehormatan.

“Wiro Hutomo mengandung maksud bahwa pendopo ini akan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Bukateja yang gagah berani dan tangguh senantiasa dapat menjaga kehormatannya dalam mewujudkan harapan, doa dan cita-citanya,” kata KH Sujud di pendopo Wiro Hutomo Bukateja, Kamis (11/04).

Pendopo Wiro Hutomo, lanjut KH Sujud akan menjadi tempat yang representatif, menyejukkan dan menyenangkan untuk berkumpulnya masyarakat Bukatejamelaksanakan berbagai kegiatan dan juga tempat bermusyawarah menyatukan ide gagasan membangun Bukateja. Dikatakan KH Sujud, pendopo Wiro Hutomo akan lebih menguatkan masyarakat Bukateja sebagai masyarakat yang rukun bersatu, saling tolong menolong, dan saling berkasih sayang.

“Masyarakat Bukateja tidak kenal hasut, iri dengki apalagi takabur dan tidak juga mengenal persaingan dengan jalan tidak baik, dan melalui pendopo Wiro Hutomo ini kelak berkumpulnya masyarakat Bukateja akan membawa Bukateja menjadi baldatun thoyibatun warobbun ghofur,” kata KH Sujud.

Pengukuhan nama pendopo Wiro Hutomo secara resmi oleh Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE B.Econ MM ditandai dengan pemotongan tumpeng dilanjutkan pembukaan selubung pada papan nama pendopo. Plt Bupati yang hadir bersama  suami Rizal Diansyah SE juga didampingi Sekretaris Daerah Wahyu Kontardi SH beserta para asisten Sekda dan sejumlah pejabat Pemkab Purbalingga.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Dyah H Pratiwi menyampaikan harapannya dengan dikukuhkannya pendopo Wiro Hutomo akan menambah semangat terutama bagi aparatur Kecamatan Bukateja untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat karena diketahui, Kec Bukateja mempunyai jumlah penduduk terbanyak dibanding Kecamatan lain sehingga kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kec Bukateja memiliki intensitas lebih tinggi dibandingkan Kecamatan lain.

“Pendopo adalah lambang pemerintahan dan milik seluruh rakyat, maka pendopo adalah tempat terbuka bagi masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan baik kesenian, keagamaan dan kegiatan lain. Semoga pendopo ini akan membawa keberkahan bagi para aparaturnya baik di Kecamatan sampai ke tingkat Desa agar selalu diberikan kekuatan dalam pengabdiannya berkiprah untuk kemajuan bangsa dan negara,” katanya.

Sebelumnya, saat apel kerja bersama seluruh ASN Kecamatan Bukateja, Plt Bupati Dyah H Pratiwi menyampaikan arahan agar ASN dapat menjaga kehormatan, martabat dan kewibawaan pemerintah, memahami tugasnya menjadi pelayan masyarakat dengan memberikan pelayanan prima, menjadi pelaksana kebijakan publik dengan taat kepada peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan serta menjadi pemersatu bangsa dengan tidak menjadi provokator memecah belah kerukunan masyarakat.  (t/ humpro2019).